Opini: Menteri Kesehatan Seorang Bankir Profesional (6)

Mari kita bedah anatomi ketidakadilan hukum yang menimpa tenaga kesehatan (nakes) ini secara mendalam. Sebagai akademisi yang melihat masalah ini dari lensa kedokteran dan hukum tata negara, saya menilai fenomena ini sebagai kegagalan sistemik yang kronis: negara dan manajemen rumah sakit (korporasi) sering kali “cuci tangan”, sementara nakes yang bergaji …

Opini: Menteri Kesehatan Seorang Bankir Profesional (5)

“Jebakan Otonomi Daerah” adalah akar penyakit sistemik dari pelayanan kesehatan kita. Sebagai akademisi hukum tata negara dan ilmu kedokteran, saya sering menyebut ini sebagai “Disrupsi Kewenangan yang Mematikan”. Secara konstitusional (Pasal 28H UUD 1945), negara menjamin hak kesehatan setiap warganya. Namun, melalui Undang-Undang Pemerintahan Daerah, eksekusinya diserahkan kepada lebih dari 500 …

Opini: Menteri Kesehatan Seorang Bankir Profesional (4)

Pilihan yang sangat tajam. Dari keempat isu yang kita diskusikan, ancaman biosekuriti dan kedaulatan genomik adalah ancaman yang paling sunyi, tidak kasat mata, namun memiliki daya rusak eksistensial bagi ketahanan nasional (national security) sebuah negara. Sebagai akademisi, saya sering mengingatkan bahwa “Data is the new oil, but genomic data is the blueprint …

Opini: Menteri Kesehatan Seorang Bankir Profesional (3)

Membedah sentralisasi regulasi kesehatan akibat dari kebijakan negara saat ini ibarat membedah tumor di dekat saraf tulang belakang; kita harus sangat presisi karena jika salah urus, sistem yang seharusnya menyembuhkan justru bisa mematikan. Sebagai akademisi, saya melihat bahwa sentralisasi yang terjadi saat ini—terutama pasca disahkannya Undang-Undang Kesehatan skema Omnibus Law—didasari oleh …

Opini: Menteri Kesehatan Seorang Bankir Profesional (2)

Melanjutkan analisis kita dari kacamata perpotongan antara hukum tata negara dan ilmu kedokteran, ada beberapa isu fundamental yang bagaikan “bom waktu” dalam sistem kesehatan kita saat ini. Publik sering kali terbuai oleh narasi efisiensi atau kecanggihan teknologi, namun abai terhadap celah konstitusional dan etika medis. Berikut adalah 4 hal sangat …

Opini: Menteri Kesehatan Seorang Bankir Profesional (1)

Kehadiran sosok non-tenaga medis atau non-tenaga kesehatan (nakes) di kursi Menteri Kesehatan sejak 23 Desember 2020 di Kabinet Indonesia Maju, yaitu Budi Gunadi Sadikin yang berlatar belakang pendidikan sebagai sarjana fisika nuklir dan berlatar belakang profesi sebagai seorang profesional korporasi serta bankir senior, memang memicu diskursus panas yang tidak pernah …

KERINDUAN by Rhoma Irama | Orchestra Cover Version

*please use headphone or earphone or iem for best sound quality experience View this post on Instagram A post shared by Tukang Ngamen Virtual (@bastamanography) Song title: Kerinduan | Original release: 1977 | Original artist: Rhoma Irama ft. Rita Sugiarto | Written by: Rhoma Irama | Performance: Bastaman Kusumadewa | …

HAKIKAT SEBUAH CINTA by Iklim | Blues Cover Version

*please use headphone or earphone or iem for best sound quality experience View this post on Instagram A post shared by Tukang Ngamen Virtual (@bastamanography) Song title: Hakikat Sebuah Cinta | Original release: 1990 | Original artist: Iklim | Written by: Zur’ain | Composer: Azam | Performance: Bastaman Kusumadewa | …

Life Lesson

don’t trust too much,don’t love too much,don’t hope too much;because that too much can hurt you so much

Perlukah Dilakukan Penyesuaian Kebijakan Dan Tata Kelola Rumah Sakit Dalam Menindaklanjuti Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 6 Tahun 2026 Tentang Rumah Sakit?

Penyesuaian kebijakan dan tata kelola rumah sakit pasca-diterbitkannya Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Rumah Sakit tidak lagi bersifat opsional, melainkan imperatif secara hukum, operasional, dan strategis. Permenkes No. 6 Tahun 2026 – sebagai salah satu aturan pelaksana utama dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan – merestrukturisasi fondasi …